Saturday, January 23, 2016

Cerpen : Pudarnya Pesona Cinta Halimun "Mustakim Al Bachtiary'

“Pudarnya Pesona Cinta Halimun”

Cerpen : Mustakim Al Bachtiary




Matahari telah hampir masuk ke dalam peraduanya,  dengan amat perlahan menurutkan perintah alam ghaib. Ia berangsur turun perlahan-lahan hingga gelap panca  cahaya yang semula terang menerangi bumi, merah merah jingga mulai terlihat di ujung perbukitan Halimun itu seolah olah suatu tanda yang menandakan bahwa  malam akan segera tiba dan sore hari akan segera berlalu,  dan  bayangan tampak mengindahkan launtan yang tenang tak berombak  jauh dari anggar panggar,  dari sebuah desa yang jauh dari keramaian yang gelap pekat akan dunia maya,  Gunung ini terletak di Desa Blang Pandak Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie dan berbatasan dengan Kabupaten Pidie Jaya. Dapat ditempuh 12 jam dari Desa Panda Kec. Tangse, lewat Tiro, aceh pidie.

Secebis cahaya yang  matahari yang menyinari  gunung halimun seolah-olah memberikan suatu makna kehidupan yang berarti bagi mereka yang menetap disana, manusia ialah  makhluk tuhan di dunia ini yang diciptakan pikiran, akal untuk berfikir dan kaki  untuk melangkah, tangan untuk mengayomi mata untuk memandang, hidup diduniakan bagaikan lilin yang menyala-nyala pada dasarnya cahaya yang semula menjadi penerang akan hilang  pencerahanya , dan mata ynag semula memandang yang putih yang berwarna indah seindah pelangi akan memandang pekat hitam suram kegelapan negeri ini, kaki yang selalu melangkah akan terhenti dalam seketika waktu saja, hidup hanyalah sebuah penantian, menanti waktu yang tepat tiba untuk mengakhiri cerita kehidupan.

Di dalam suasana  hiruk pikuk kehijauan alam Gunung Halimun namanya kini telah melegenda bagi masyarakat Aceh. Tgk. Sofyan Muhammad, pernah bercerita kepada jery, tak mudah kita berhasil mencapai puncak Halimun. Dalam hutan gunung Halimun itu punya kehidupan dunia lain selain dunia nyata. Banyak orang-orang yang berniat jahat masuk ke dalam hutan Halimun, di tengah perjalanan tersesat, sehingga setelah sekian lama orang yang tersesat tadi dijumpai telah mati membusuk di tengah hutan oleh warga yang mencari kayu bakar atau rotan. “Ada juga orang yang bermaksud baik, tapi di dalam perjalanannya ia tersesat. Ia akan menjumpai sebuah perkampungan penduduk yang hidupnya damai. Para penduduk itu akan membantu kita memberi makanan dan tempat istirahat seperti bale-bale pengajian.

Lalu mereka penduduk dari alam lain itu, akan membantu kita keluar dari perkampungan mereka, setelah kita terjaga dari tidur, Usman, warga Desa Blang Pandak lainnya mengungkapkan, tidak semudah dibayangkan dapat menempuh perjalanan mencapai puncak Halimun. Berbagai cobaan dan peristiwa mistis akan dialami orang yang bermaksut menuju ke puncak tersebut. Karena gunung itu adalah tempat para aulia dan keramat. Peristiwa yang nyata dan pasti akan dialami adalah digigit binatang sejenis pacat berbentuk seperti ulat.

Binatang sejenis pacat itu bila menggigit akan masuk ke dalam tubuh dan keluar lewat lubang bawah manusia dan biasanya bila tidak segera mendapat obat penawar, orang tersebut akan mati. “Karenanya kalau kita digigit binatang itu, kita jangan langsung mencabutnya. Tetapi ekor binatang itu diikat benang dan ditarik ke atas. Sebab bila giginya telah masuk ke dalam tubuh kita. Gigi itu terus mengorek masuk dan melubangi tubuh manusia

Puncak gunung Halimun yang selalu diselimuti kabut menyebabkan suhu dingin tak tahan tubuh manusia. Selama dalam perjalanan menaiki puncak Halimun kita tidak boleh ria. “Dalam perjalanan kita banyak pantangannya, tepuk tangan atau bersiul saja kita tidak boleh. Kalau kita bertepuk tangan atau bersiul, hujan deras akan turun dan kita akan tersesat atau mengalami hal-hal mistis di luar kesadaran kita.

Setelah para  elite elite Negara mengumumkan masa darurat untuk aceh jerry klisman bersama para pemberontak yang siap siaga untuk aceh  pergi meninggalkan kampung halaman nna bergerak menaiki puncak puncak halimon mereka meinngalkan sanak saudara dan family demi menyelamatkan nyawa mereka dari mereka yang pembunuh bangsa aceh

Maksud mata ingin memandang dan maksud hati tidak ingin melepas, begitulah kecintaanya jerry terhadap aminah yang ditinggalkanya di lhokseumawe, tangisan airmata pun berlinang pada dua insan yang jatuh cinta yang akan segera berpisah antara jarak dan waktu yang berbeda diantara mereka ,  detik detik pemergianya jerry tidak dapat menahan deraian airmata yang mengalir dipipinya aminah pun memegang erat erat tangan kanda jery seakan akan tidak ingin berpisah dalam keadaan waktu yang tidak pasti, hari ini hidup atau mati,   Mereka mengikat satu janji setia hidup dan mati walaupun berpisah dalam waktu yang tak pasti namun ikrar cinta kita tetap dihati,

Minggu pagi, tepat pukul 08 : 00 jerry, mulai bergerak  mengikuti niatnya untuk menuju satu bukit di kaki barisan, disana para anggota berkumpul untuk mengatur strategi dalam melawan pasukan baret hijau kiriman Jakarta.

Senin malam, jery terduduk dibawah pohon yang menjulang tinggi ke udara yang dipenuhi dedaunan kehijauan yang di hiasai dengan ranting ranting kayu muda ynag bergantungan, dalam suasana hati penuh was was dialam terbuka tanah menjadi alas, langit menjadi atap,  pohon-pohon menjadi tameng penghalang di kedinginan malam melanda, hati mulai sayu merindukan aminah yang jauh dimata apakah ia bebas dari ganguang pasukan baret merah bermacam argument mulai muncul dalam diri jerry , satu hal yang amat ditakutkan ia aminah akan berpaling dengan yang lain ketika ia tidak bersamanya.  Ketika cinta dikhianati maka janji janji suci pun tidak berarti baginya.

Dengan perasaan yang gundah dan gelisah wildan komandan batalyon panglima gerakan pemberontakan  menghampiri jerry, kata kata semangat mulai menyemangati jerri yang dulunya duduk lesu lemah terkulai tak berdaya dengan gaya khasnya  yang selalu bersandar di pohon kelapa di puncak halimon,

“ ketika kekasih mu berjanji setia dengan mu, maka pertahankanlah cinta dan kepercayaanya  terhadap mu, ia senantiasa bertutur manis dihadapan mu ketika ia bersama mu didalam kegemilangan harta dan ia akan meninggalkanmu jika kamu dalam keterpurukan, kita sebagai jiwa pemberani yang siap mati untuk membela negeri jangan menjadi pencudang karena  cinta yang belum pasti setia terhadap mu, kita akan tahu kesetiaanya jika  nanti kita sudah turun dari puncak ini “

Jeery mulai bersikap untuk tetap tegar dalam menahan kerinduannya terhadap  aminah

Jerry berkata kepada wildan “ wahai bapak komandan pemimpin kami yang saya muliakan, air mata  lelaki yang mengalir karena cinta dan rindu terhadapnya bahwasanya ini airmata yang tulus bukan melainkan suatu modus, namun airmata wanita dalam menanhan kerinduanya terhadap lelaki yang ia cintainya itu hanya suatu modus, bagaiakan berlukis diatas pasir pantai yang memutih yang semula indah ia akan pudar dengan sekali sapuan ombak yang bergelombang yang menghiasi pantai “

Setelah 5 tahun ditimgal pergi oleh jerry aminah masih tetap sabar ia selalu berdoa supaya kakanda yang ia rindukan selalu dalam lindungan sang khaliq, ingin rasanya ia bertanya kabar tentang kakanda namun tidak tau harus bertanya kepada siapa, ia hanya bias menitip salam lewat angina yang bertiup kebarat lewat burung yang berterbangan di udara,  hal itu selalu dilakukan aminah untuk  menyampaikan hasrat kerinduan yang begitu mendalam kepada jerry sering kerap terlihat ia seakan akan sudah tidak waras dengan kelakuan dan kebiasaanya yang dianggab tabu oleh lingkungan disekelilingnya.

Tidak ada alamat, tidak ada kabar dan tidak ada pertanda yang menyakinkan diri aminah apakah jerry masih hidup atu sudah mati, mati karena tembusan peluru serdadu musuh  ataupun mati karena dimakan binatang liar didalam rimba tuhan hal ini selalu terbayang dalam pikiran  aminah yang menguncang batinya dan detik demi menit jam demi hari hari demi minnggu, dan minggu hingga berbulan bulan dan bertahun tahun penderitaan batin selalu ia rasakanya, ia bertekad ingin memperjuangkan kesetiaanya terhadap jerry walaupu sudah 5 tahun tidak tau dimana rimbanya

Tgk ben zahrul  mamri orang tua aminah pun sudah memutuskan untuk menikahkan aminah dengan pria pilihan ayahandanya,  ketika  hari lamaran tiba linangan airmata dalam  memperjuangkan kesetiaanya terhadap jerry selalu  berakhir dengan air mata aminah,  aminah menolak lamaran dari pilihan ayahnya, ia tetap pada pendirianya untuk setia dengan lelaki pilihanya.  Ayahnya hany bias pasrah terhadap pendirian putri pertamanya yang amat dalam mencintai kanda jeery yang tidak tau dimana keberadaanya. 

Dan kisah cinta mereka berakhir dengan pernikahan aminah dengan lelaki lain, dan jerry hanya menitiskan airmata melepaskan aminah

“kisah kasih, janji setia , hidup dan mati akan dikalahkan dengan mereka yang berani melamar, yang mengukapakn cinta dan kesetiaan semuanya akan dikalahkan dengan hijab Kabul semua harapan sirna semua janji janji pupus bagaikan debu –debu yang berterbangan.
Jery yang amat dalam menahan ksakitnya kisah pilu ini ditinggal pergi oleh aminah dalam perang akhirnya mati bunuh diri!!!!!!1




Cerpen : Pudarnya Pesona Cinta Halimun "Mustakim Al Bachtiary' Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown