Friday, January 22, 2016

Teknik Menulis Berita Bagi Pemula

Tips menulis berita bagi wartawan pemula. Beberapa  orang  jadi  jurnalis adalah tugas yang sangat berat, padahal jika  sering latihan dan mau berusaha itu bukannlah suatu perkerjaan yang susah.

Hal paling membuat wartawan pemula itu susah adalah tidak adanya ide, tidak tahu-menahu apa yang ingin ditulis. Langsung saja jangan banyak basa-basi kita simak bagaimana cara yang menjadi jurnalis andal bagi pemula.

Selain memahami 5w+H ada hal-hal lain yang juga harus dipelajari oleh jurnalis pemula, seperti belajar menulis piramida terbalik, artinya dalam menulis sebuah berita hal yang paling penting itu berada di atas. Simak penjelasan lengkap di bawah ini:

1. Menulis dengan jujur
Berbohong sangat tidak dianjurkan menjadi wartawan, misalnya tiga orang meninggal, jangan ditulis 13 orang, tapi cobalah memberikan informasi yang bisa dipercaya dan akurat. Reporter yang meliput berita di lapangan harus independen, dan jangan bersikap memihak.

Tanda baca, titk, koma, dan piramida terbalik, ini salah satu hal yang sangat fatal, bila salah anda membuat laporan maka editor juga tidak paham dan akhirnya beritanya salah, bisa kacau balau dan membuat bingun pembaca.

2. Dengarkan yang baik, gunakan alat untuk merekam, tidak mengandalkan ingatan.
Tidak jarang kita melihat reporter koran yang baru belajar meliput berita di lapangan dengan tidak mencatat, padahal ingatan manusia sangat terbatas, walaupun ingatan super sekali, tidak semua hal bisa diingat dalam otak, bahkan ada yang hanya melihat dari jauh dan langsung membuat sebuah berita, dari jarak dekat saja bisa salah apalagi dari jauh.

Masalah besar yang kerap terjadi pada wartawan pemula adalah malas bertanya, ada juga  yang masih tidak berani untuk bertanya, maka tak heran dalam sebuah berita yang dilliput oleh wartawan pemula masih ada yang salah, seperti nama orang, tempat tinggal dan lain-lain yang berhubungan dengan liputan.

3. Menulis dalam kalimat yang jelas, jernih, lengkap dan jelas
Redaktur koran harian akan membiarkan naskah berita reporter yang ditulis dengan kalimat yang membingungkan, karena dia dikejar tenggat menyelesaikan halamannya. Misalnya menulis berita perampokan, maka tulis dengan benar, siapa yang merampok, siapa yang kena rampok, apa yang dirampok, jangan membahas masalah lain dulu atau ngawur kemana-mana.

hal yang paling utama ditulis adalah apa dan siapa, baru kemudian di mana, kapan dan yang lain sebagainya. Tidak menulis  “Menurut Desi, bla-bla-bla…” tanpa dijelaskan siapa Desi itu, apa dia itu demonstran, pelaku, penonton, atau polisi.

Banyak saya melihat pembaca bingung saat menerjemahkan, “Seperti apa maksud berita ini, tidak jelas. ”Berita wajib ditulis dengan kalimat yang jelas. Susunlah kalimat-kalimat tunggal, dan sebisa mungkin hindari memakai anak kalimat, karena akan membuat pembaca tidak paham.

4.Fokus pada topik berita jangan seperti gado-gado
Meliput berita di lapangan, reporter sudah wajib tahu apa topik atau sudut pandang laporannya. jika meliput berita “kebakaran,” maka temuilah pihak yang terkait dengan isu itu. Selain wawancara dengan orang sekitar kejaadian, wawancarailah dengan pemadam jika kebakaran itu melahap rumah atau sejenisnya.

5. Tulis dengan proporsional, jangan melebihi.
Ini salah satu  kelemahan banyak reporter media di daerah-daerah. Fakta yang didapat dari lapangan ialah kadis perikanan sedang diselidiki kasus dugaan pelarian uang, Tapi ditulis " Dinas perikanan paling terkorup," jika ingin menulis berita tentang dinas perikanan korupsi maka selidikilah sedetil-detilnya sebelum ada menjadikan sebagai berita.

6. Periksa kalimat kutipan, pernyataan off the record.
Jangan sampai beritamu digugat, kalau itu yang terjadi berarti anda harus banyak belajar lagi, seandainya harus menulis kalimat langsung, maka tulislah seperti yang diucapkan oleh narasumber. Misalnya dia memberikan keterangan dalam bahasa Aceh, anda harus teliti dulu dalam menerjemahkannya, jangan asal-asalan.

Saat melihat catatan atau mendengar rekaman wawancara, kebetulan anda bingung atau lupa mana bagian informasi yang merupakan pernyataan off the record (tidak untuk ditulis) dan mana yang bukan, anda harus menunda dulu untuk menulisnya, jangan terburu-buru, dan tanyakan kembali ke narasumbernya.

Wartawan media duduk di warung kopi, lalu ada seorang pencuri menceritakan curiannya bersama kawan-kawan, lalu repeorter mengutip kalimat itu dalam beritanya dengan menuliskan nama sipencuri tersebut. Jangan melakukan hal seperti itu, anda harus menemukan pencuri itu untuk mewanwancara, jangan cari-cari masalah.

7.Yang terakhir, dan ini sangat sakral, Patuhilah kode etik jurnalistik yang melarang wartawan melakukan untuk kopi paste atau plagiat berita orang lain.
Jangan sekali-kali anda menjiplak berita dari koran lain atau dari internet, ini sangat berbahaya, jika anda tidak punya ide maka salat sunat dulu dua rakaat dan berdoa kepada tuhan agar ide-ide yang cerah gemilang turun dari langit. Kadang dengan wartawan menganggap menjiplak berita dari internet orang lain tidak tahu, padahal itu tidak benar. Bekerjalah dengan jujur











Teknik Menulis Berita Bagi Pemula Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown